Jawaban Tentukan Asal ras melanesoid

Hiii jumpa lagi kawan-kawan di Bantu Jawab, portal informasi untuk siswa Indonesia.

Pada kesempatan kali ini kita akan membantumu yang lagi mencari jawaban [buat|atas} pertanyaan: Tentukan Asal ras melanesoid, yuk kita sama-sama perhatikan pembahasannya.

Pertanyaan

Tentukan Asal ras melanesoid

Jawaban #1 untuk Pertanyaan: Tentukan Asal ras melanesoid

Halo Ahorman7!

Jawaban pendek atau to the point

 

Asal dari ras Melanesoid adalah Proto Melanesoid.

 

Jawaban panjang

 

Ras
Melanesoid berasal dari Proto Melanesoid. Proto Melanesoid merupakan manusia
Wajak yang tersebar ke timur dan menempati Papua, sebelum zaman es berakhir dan
sebelum kenaikan permukaan laut terjadi pada saat itu. Manusia Wajak di Papua mendiami sepanjang muara sungai
dan hidup dengan menangkap ikan di sungai, meramu tumbuhan dan akar, serta
berburu di hutan belukar. Tempat tinggalnya berupa perkampungan yang mirip
dengan kemah atau tadah angin yang sering menempel pada dinding gua yang besar.

Setelah itu bangsa Proto Melanesoid terdesak
oleh bangsa Melayu dan  belum sempat sampai di kepulauan Papua dan
melakukan percampuran dengan bangsa Melayu. Percampuran ini menghasilkan ras
Melanesoid – Melayu yang kini mendiami wilayah Nusa Tenggara Timur dan Maluku.

 

Ras Melanosoid tersebar di lautan pasifik salah satunya ada
di Papua. Menurut ahli yang bernama Daljoeni, sekitar 70% dari ras Melanesoid
mendiami Papua dan 30% lainnya tinggal di kepulauan sekitar Papua dan Papua
Nugini.

 

Ras Melanesoid pada awalnya datang ketika zaman es berakhir
yaitu 70000 SM saat kepulauan Indonesia belum berpenghuni. Ras Melanesoid
datang dari wilayah timur menuju Papua dan Australia yang sebelumnya merupakan
satu kesatuan. Pada saat itu, ras Melanesoid mencapai 100 jiwa yang meliputi
Papua dan Australia. Ketika masa es berakhir dan air laut mulai naik lagi pada
tahun 5000 SM, kepulauan Papua dan Australia terpisah seperti saat ini.

Baca Juga  Jawaban Apa pendapat ulama tentang rasm al-Qur'an?

 

Ras
Melanesoid merupakan suku bangsa yang berkulit hitam yang berasal dari Teluk
Tonkin. Ras Melanesoid tersebut membawa kebudayaan Bacson-Hoabinh yang
setingkat lebih tinggi dibandingkan dengan kebudayaan penduduk asli Indonesia. Kebudayaan Bacson-Hoabinh diperkirakan berasal dari tahun
10.000 SM-4000 SM, kira-kira tahun 7000 SM.  Kebudayaan ini berlangsung
pada kala Holosen. Awalnya masyarakat Bacson-Hoabinh hanya menggunakan alat
dari gerabah yang sederhana berupa serpihan-serpihan batu tetapi pada tahun 600
SM mengalami perubahan dalam bentuk batu-batu yang menyerupai kapak yang
berfungsi sebagai alat pemotong.

 

Ciri khas alat-alat batu kebudayaan Bacson-Hoabinh adalah
penyerpihan pada satu atau dua sisi permukaan batu kali yang berukuran ± 1
kepalan dan seringkali seluruh tepiannya menjadi bagian yang tajam. Hasil
penyerpihannya itu menunjukkan berbagai bentuk seperti lonjong, segi empat,
segitiga dan beberapa di antaranya ada yang mempunyai bentuk berpinggang.
Alat-alat dari tulang dan sisa-sisa tulang belulang manusia dikuburkan dalam
posisi terlipat serta ditaburi zat warna merah. Kebudayaan Bacson-Hoabinh ini
diperkirakan berkembang pada zaman Mesolitikum.


Istilah Bacson Hoabinh pertama kali digunakan oleh arkeolog Prancis yang
bernama Madeleine Colani pada tahun 1920-an. Nama tersebut untuk menunjukkan
tempat pembuatan alat-alat batu yang khas dengan ciri dipangkas pada satu atau
dua sisi permukaannya.
Penyebaran kebudayaan Bacson-Hoabinh bersamaan dengan
perpindahan Ras Papua Melanesoid ke Indonesia melalui jalan barat dan jalan
timur (utara). Mereka datang di Nusantara dengan perahu bercadik dan tinggal di
pantai timur Sumatra dan Jawa, namun mereka terdesak oleh ras Melayu yang
datang kemudian. Akhirnya, mereka menyingkir ke wilayah Indonesia Timur dan
dikenal sebagai ras Papua yang pada masa itu sedang berlangsung budaya
Mesolitikum sehingga pendukung budaya Mesolitikum adalah Papua Melanesoid. Ras
Papua ini hidup dan tinggal di gua-gua (abris sous roche) dan meninggalkan
bukit-bukit kerang atau sampah dapur (kjokkenmoddinger).

Baca Juga  Jawaban 1. Bacalah teks berikut dengan saksama untuk menjawab pertanyaan berikut! Semua manusia terlahir seb...

 

Kebudayaan Bangsa
Melanosoid dapat diketahui dengan masa ketika mereka sudah mengenal api,
meramu, berburu binatang, dan teknologi pertanian sudah mereka miliki. Mereka
belum sanggup menjaga kesuburan tanah oleh karena itu mereka perluasan dan
perpindahan (Seminomaden)  untuk penguasaan lahan- lahan baru.

 

Bagaimana? Apa tulisan di atas bisa membantumu?

Atau kamu mungkin memiliki pendapat yang lebih baik?

Sampai jumpa lagi…

Leave a Comment